Citrajourney's Weblog

About Learning to be a Better Doctor, Wife, Mother, Friends and of course…better Person..

Masa Subur

Masa subur sangat besar artinya bagi mereka yang menginginkan hamil dan bagi yang ingin menunda kehamilan. Bagi yang menginginkan kehamilan, masa subur bisa dijadikan patokan untuk melakukan hubungan seksual karena saat ini ovulasi sedang terjadi sehingga kemungkinan hamil sangat besar. Sedangkan bagi yang mau menunda kehamilan, masa subur merupakan masa yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Apa itu Masa Subur?

Masa subur adalah dimana sel telur keluar untuk dibuahi setiap bulannya. Sering dikenal dengan ovulasi.

Bagaimana Mengetahui Kapan Masa Subur?

Ada beberapa cara untuk mengetahui masa subur:

1. Sistem Kalender

Menentukan masa subur dengan menggunakan system kalender ada dua cara yaitu :

  1. Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 3 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 11 sampai hari ke 17 sebelum tanggal haid yang akan datang.siklus mens
  2. Bila siklus haid tidak teratur:
    1. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.
    2. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
    3. RumusHari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

      Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh : Seorang isteri mendapat haid dengan keadaan : siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya). Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama haid.

Pada masa ini suami isteri tidak boleh bersanggama. Jila ingin bersanggama harus memakai kondom atau sanggama terputus.Kontrasepsi dengan menggunakan sistem kalender dapat menghindari risiko kesehatan yang berhubungan dengan kontrasepsi. Bagi keluarga yang kesulitan untuk mendapatkan alat kontrasepsi sangat cocok untuk menggunakan metode kontrasepsi ini selain tidak memerlukan biaya juga tidak perlu mencari tempat pelayanan kontrasepsi.

2. Metoda Lendir Serviks

Dalam metoda ini dinilai sifat dari lendir atau cairan yang dihasilkan oleh leher rahim atau serviks. Saat ovulasi atau masa subur, lendir serviks akan bertambah jumlahnya dengan warna yang jernih dan elastis. Saat ini wanita akan merasakan basah saluran kelaminya. Untuk memeriksa elastisitas cairan serviks bisa dilakukan dengan cara memasukan jari telunjuk ke vagina sampai menyentuh serviks, lalu setelah jari terisi cairan serviks itu dikeluarkan dari vagina, dengan bantuan ibu jari, cairan itu ditarik sedemikian rupa (pelan pelan) sampai putus. Bila terputus kurang dari 10 cm maka si wanita bukan dalam masa subur, bila sampai kira kira 10 cm maka si wanita sedang dalam masa subur.

3. Metoda Suhu Tubuh

Metoda ini agak sedikit lebih rumit, tapi masih bisa dikerjakan oleh pasangan usia subur. Pertama tama, kita harus mengukur suhu tubuh si wanita sejak siklus pertama haid sampai haid berikutnya pada pagi hari (baru bangun tidur). Suhu harian itu kemudian dicatat dan dihubungan dengan garis (seperti membuat grafik). Saat ovulasi/masa subur, suhu tubuh akan meningkat 0.05 sampai 0.2 derajat Celcius. Saat inilah saat yang tepat untuk melakukan hubungan seksual. Memang cara ini merupakan cara yang paling rumit tetapi tidak ada salahnya dicoba.

Sumber:

http://www.blogdokter.net/2007/08/03/menentukan-masa-subur/

http://informasi-ringan.blogspot.com/2007/01/menghitung-masa-subur-dengan-siklus.html

2 Comments »

  dewabenny wrote @

Siip…penting untuk mengetahui masa subur…biar ga…?????

  citrajourney wrote @

Biar ga KEBABLASANNNN……hiii…:p


Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>