Istilah keperawanan saat ini diindikasikan dengan adanya selaput dara pada liang vagina seorang wanita. Padahal, definisi sebenarnya dari hilangnya keperawanan adalah sudah masuknya penis ke dalam vagina (penetrasi) atau sudah melakukan hubungan intim. Untuk melakukan pemeriksaan keperawanan umumnya dilakukan dengan memeriksa hymen atau selaput dara.
Selaput dara / hymen adalah selaput membran mukosa yang berada atau menutupi vagina bagian luar. Membran ini bersifat elastis dan bentuknya berbeda-beda. Ada yang berbentuk bulat, pori-pori, dan memiliki septa (batas) di tengahnya.
Berikut adalah jenis selaput dara yang masih utuh.

Pada umumnya selaput ini akan robek pada hubungan seksual yang pertama dimana saat itu terjadi penetrasi (penis masuk ke vagina) dan menyebabkan robekan. Namun untuk jenis hymen yang elastis, mungkin saja tidak terdapat robekan. Perlu diingat bahwa robekan pada selaput dara tidak harus selalu diakibatkan oleh hubungan seksual. Karena strukturnya yang tipis, penggunaan tampon dan olahraga berat juga dapat menyebabkan robekan pada selaput dara.
Berikut gambar selaput dara/hymen yang telah robek. Bandingkan dengan gambar sebelahnya yakni hymen yang masih utuh.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Karena itu konsep yang perlu digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim. Hal ini juga berlaku untuk pria, yang jika sudah pernah melakukan masturbasi namun belum melakukan hubungan intim, berarti pria tersebut masih perawan.
Untuk mengetahui apakah himen masih utuh atau tidak walau sudah pernah melakukan hubungan intim dapat dilakukan dengan memeriksakan diri ke dokter, baik dokter umum maupun dokter kebidanan dan kandungan. Dokter akan memeriksa dengan cara melihat langsung bagian depan kemaluan/vagina untuk melihat kondisi hymen.
Sumber:
http://seks.klikdokter.com
www.afrik.com
www.drdidispog.com
(Jika anda mendapat manfaat dari membaca postingan ini, mohon komentar pada artikel saya untuk memberi dukungan dalam lomba yang saya ikuti. Jika tidak..mohon kebaikan hati Anda dengan memberi sedekah komentarnya…terimakasih.. Berikut artikel yang saya ikutkan dalam lomba. Silahkan klik saja: Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai Sarana Pembelajaran Blog Remaja Indonesia Terima kasih!)








ada gambar aslinya ?????????????????
Gambar aslina?wah…menyusul deh saya posting..okay…